Setiap tanggal 25 Januari, kita memperingati Hari Gizi Nasional—sebuah momen penting yang mengingatkan kita akan peran besar gizi dalam kehidupan sehari-hari. Di balik aktivitas harian yang padat, kadang kita lupa bahwa apa yang kita makan punya dampak besar, bukan hanya untuk tubuh, tapi juga untuk pikiran dan produktivitas. Hari Gizi bukan sekadar ajakan untuk makan sayur atau menghindari makanan cepat saji, tapi lebih dari itu—ini adalah tentang kesadaran menjaga keseimbangan antara karbohidrat, protein, lemak, vitamin, dan mineral dalam menu harian kita. Gizi yang baik bukan hanya soal angka di timbangan, tapi tentang bagaimana kita merasa: apakah tubuh kita bertenaga, apakah konsentrasi kita terjaga, dan apakah kita bisa menjalani hari dengan maksimal. Peringatan ini juga jadi pengingat bahwa isu gizi di Indonesia masih jadi tantangan besar, mulai dari stunting pada anak-anak hingga obesitas pada remaja dan dewasa. Maka dari itu, Hari Gizi bukan hanya untuk para ahli gizi atau tenaga kesehatan, tapi untuk kita semua. Mari jadikan momen ini sebagai langkah awal untuk lebih peduli dengan apa yang kita konsumsi, dan mulai membentuk pola makan yang lebih sehat, berimbang, dan berkelanjutan—bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga dan generasi yang akan datang.